Selasa, 04 April 2017

Psikologi

Psikologi berasal dari kata Psycho (jiwa) dan logos (pengetahuan).
Menurut Mussen dan Rosenzwleg, Psikologi diartikan sebagai studi pikiran.
Pikiran akan mempengaruhi perilaku.
Maka psikologi akan diartikan sebagai studi tentang perilaku manusia.

Mengapa perlu mempelajari psikologi dalam pekerjaan?

  1. Manusia sebagai makhluk sosial yang artinya manusia saling membutuhkan satu sama lain dalam hidup.
  2. Memahami tentang orang lain memberikan pelayanan terhadap masyarakat atau orang lain.
  3. Memahami tentang orang lain bertindak bijaksana pada pekerjaan terhadap orang yang kita layani.
Kepribadian berasal dari alam (bawaan lahir) dan lingkungan. Sehingga kepribadian dapat mengalami perubahan. Kepribadian merupakan organisasi yang dinamis dalam diri sebagai sistem psiko fisik yang menentukan cara yang unik dalam menyesuaikan dengan lingkungan. Menurut Gordon Allport, Kepribadian adalah suatu organisasi (fisik dan psikis) yang merupakan suatu struktur dan proses.

Untuk mencapai pengembangan diri yang optimal dibutuhkan elemen, antara lain:
  • Upaya pengenalan diri
  • Adanya feedback
  • Upaya dalam membangun sikap
  • Pengembangan kepribadian yang kuat
  • Komunikasi yang efektif
Proses dalam pengenalan diri tidak bisa datang sendiri dan akan melalui tahapan berikut.
1. Open Spot : daerah dimana kita tahu tentang diri kita dan orang lain juga tahu
2. Hidden Spot : daerah dimana kita tahu diri kita namun orang lain tidak tahu
3. Blind Spot : daerah dimana kita tidak tahu namun orang lain tahu
4. Dark Spot : daerah dimana kita tidak tahu dan orang lain tidak tahu

Dalam dunia pekerjaan etika berfungsi pengatur hubungan antar karyawan dan pelayanan terhadap konsumen. Etika didukung oleh beberapa nilai:
  1. Nilai kepentingan publik
  2. Nilai kejujuran, keterbukaan adan kebaikan
  3. Nilai kesopanan dan ssaling menghormati
  4. Nilai kearifan, kebijaksanaan, dan mampu membedakan yang harus dirahasiakan.
Komunikasi yang efektif adalah proses penyampaian pesan dari komunikator kepada komunikan dengan menggunakan media dan cara penyampaian yang dipahamioleh kedua belah pihak, sehingga kedua belah pihak saling memiliki kesamaan arti.
Faktor yang mempengaruhi komunikasi yang efektif:
1. Susunan kata-kata 7%
2. Intonasi/ Nada suara 38%
3. Bahasa tubuh 55%
Kegagalan komunikasi dapat menyebabkan ketidakpuasan terhadap orang lain, penurunan produktivitas, lemahnya koordinasi dan kooperasi, serta permusuhan dan putusnya persahabatan.
Strategi membangun komunikasi yang efektif:
1. Kenali lawan bicara
2. Ketahui tujuan
3. Perhatikan konteks
4. Pelajari kebudayaan 
5. Pahami bahasa yang digunakan

Perbedaan budaya dapat mempengaruhi komunikasiyang efektif karena komunikasi akan lebih efektif jika didasari oleh nilai, aspirasi, kebiasaan, dalam suatu komunitas tertentu seperti norma berbicara dan ekspresi.

0 komentar:

Posting Komentar