Selasa, 25 Juli 2017

Etika

etika” berasal dan bahasa Yunani kuno
Ethos dalam bentuk tunggal mempunyai arti kebiasaan-kebiasaan tingkah laku manusia; adat, ahlak, watak, perasaan; sikap; dan cara berfikir.
Sehingga berdasarkan asal usul kata, maka etika berarti ilmu tentang apa yang biasa dilakukan atau ilmu tentang adat kebiasaan
Etika adalah bagian filsafat yang meliputi hidup baik,menjadi orang yang baik, berbuat baik dan menginginkan hal-hal yang baik dalam hidup.
Kata ”Etika” meliputi : disiplin ilmu yang mempelajari nilai-nilia dan pembenaran nya dan pokok permasalahan disiplin ilmu itu sendiri yaitu nilai-nilai hidup kita yang sesungguhnya.
Etika berasal dan bahasa Inggris Ethics, artinya pengertian, ukuran tingkah laku atau perilaku manusia yang baik, yakni tindakan yang tepat yang harus dilaksanakan oleh manusia sesuai dengan moral pada umumnya.
Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia (Poerwadarminta, 1953), Etika artinya ilmu pengetahuan tentang azas-azas akhlak (moral).

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (Depdikbud, 198) etika mengandung arti:
a. Ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk tentang hak dan kewajiban moral.
b. Kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak.
c. Nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat.

Faktor yang melandasi etika adalah meliputi:
}  Nilai-nilai atau value.
}  Norma/pedoman.
}  Sosial budaya, dibangun oleh konstruksi sosial dan dipengaruhi oleh perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi.
}  Religius
1) Agama mempunyai hubungan erat dengan moral.
2) Agama merupakan motivasi terkuat perilaku moral atau etik.
3) Agama merupakan salah satu sumber nilai dan norma etis yang paling penting.
4) Setiap agama mengandung ajaran moral yang menjadi pegangan bagi perilaku para anggotanya.
Kebijakan atau policy maker, siapa stake holders nya dan / bagaimana kebijakan yang dibuat sangat berpengaruh atau mewarnai etika maupun kode etik.

Pembagian etika
Etika deskriptif
}  Etika deskriptif melukiskan tingkah laku moral dalam arti luas, misalnya adat kebiasaan, anggapan-anggapan tentang baik buruk, tindakan-tindakan yang diperbolehkan atau tidak diperbolehkan.
}  Etika deskriptif tidak memberi penilaian tetapi menggambarkan moralitas pada individu-individu tertentu, kebudayaan atau subkultur tertentu dalam kurun waktu tertentu.
Etika normatif
}  Etika normatif terjadi penilaian tentang perilaku manusia. Penilaian ini terbentuk atas dasar norma. Etika normatif bersifat preskriptif (memerintahkan), tidak melukiskan melainkan menentukan benar atau tidaknya tingkah laku.
}  Etika normatif menampilkan argumentasi atau alasan atas dasar norma dan prinsip etis yang dapat dipertanggungjawabkan secara rasional dan dapat diterapkan dalam praktik.

Metaetika
“Meta” berasal dan bahasa Yunani yang berarti melebihi atau melampaui.
Metaetika mempelajari logika khusus dan ucapan-ucapan etis. Pada metaetika mempersoalkan bahasa normatif apakah dapat diturunkan menjadi ucapan kenyataan.
Metaetika mengarahkan pada arti khusus dan bahasa etika.

Etiket
Etiket berasal dan bahasa Inggris Etiquette. Etika berarti moral, sedangkan etiket berarti sopan santun.
Moral adalah nilai-nilai dan norma yang menjadi pegangan seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya.

Persamaan etika dengan etiket:
}  Sama-sama menyangkut perilaku manusia.
}  Memberi norma bagi perilaku manusia, yaitu menyatakan tentang apa yang harus dilakukan atau tidak boleh dilakukan.

Perbedaan etika dan etiket :
Etiket :
}  Menyangkut cara sesuatu perbuatan yang harus dilakukan
}  Hanya berlaku dalam pergaulan, bila tidak ada orang lain tidak berlaku
}  Bersifat relative, tidak sopan dalam satu kebudayaan, sopan dalam kebudayaan lain
}  Memandang manusia dari segi lahiriyah

Etika :
}  Tidak terbatas pada cara dilakukannya suatu perbuatan, memberi nilai tentang perbuatan itu sendiri
}  Selalu berlaku, tidak tergantung hadir atau tidaknya seseorang
}  Bersifat absolut, contoh “Jangan mencuri”, “Jangan berbohong”
}  Memandang manusia dan segi bathiniah




0 komentar:

Posting Komentar